Showing posts with label tips dan trik. Show all posts
Showing posts with label tips dan trik. Show all posts

Tuesday, January 10, 2017

Yakin Mau Bergantung Terus Ke Satu Penyemangat ?

sumber gambar : www.twitter.com

Setiap orang memiliki impian dalam hidupnya. Tak terkecuali aku dan kamu yang sedang membaca tulisan ini. Beberapa hari yang lalu ada seorang teman request artikel bertopik cara mencari penyemangat. Mungkinkah penyemangat bisa dicari ? Bagaimana bila menurutku penyemangat itu muncul tak diundang dan pulang harus diantar macam jalangkung ?. Mengerikan sekaligus merepotkan.

Aku bilang sih ‘pertemanan sama seperti percintaan, ia selalu memiliki banyak kriteria idaman namun tak pernah menang dari rasa nyaman yang muncul tanpa diharapkan.’ Pernah nggak sih kamu tiba-tiba memikirkan seseorang yang kamu sendiri belum pernah dekat dengannya ? Apakah itu namanya cinta ? Oh belum tentu. Namun yang jelas kamu jadi lebih semangat menjalani hari-hari. Tugas sekolah yang dulu selalu dikeluhkan sekarang lebih sering dikerjakan. Tujuannya satu, mendapatkan pujian dari si doi. Setidaknya dilirik atau mendapat kesan positif lah di matanya.

Berbicara penyemangat bagi anak muda, sebenarnya nggak melulu harus berupa lawan jenis. Yang penting dia membuat kamu lebih semangat menjalani hidup, ya sudah itu namanya penyemangat. Tapi kita sering menyalah artikan dengan menganggap penyemangat sebagai lawan jenis yang selalu bisa membuat tertawa. Special someone nggak harus berakhir kencan kan ?.

Ketika kamu dalam kondisi malas tingkat dewa, merasa seluruh masalah hidup di tanganmu dan tidak ada yang bisa membantu menyelesaikan, penyemangat ini datang dari orang yang tak diduga. Pengalamanku sih malah teman yang jarang interaksi tiba-tiba tanya kenapa, ngajak diskusi tentang masalahnya, kasih semangat dan bikin percaya kalau pasti bisa melewati segalanya. Sementara kekasih sendiri tidak selalu sepeka itu. Jadi aku menganggap penyemangat tidak harus pacar. Itu adalah pikiran sempit, whiz.

Ketika kamu terlalu menyandarkan segalanya pada seorang pacar lalu membiarkan teman-temanmu bermain bersama tanpa kamu, hati-hati lho. Terlalu bergantung pada seorang penyemangat saja akan menjadi bumerang menyakitkan bagi kamu sendiri. Suatu saat bila kamu bermasalah dengan penyemangat hidup itu, kamu sudah tidak punya teman setia. Mereka yang dulu kamu nomor duakan mau saja datang, tapi kamu harus memanggil mereka. Memberitahunya kalau kamu sedang terluka dan butuh pertolongan.

Tidak semua orang pandai mengendalikan dirinya. Sebagian orang malu memberitahu temannya akan kondisi buruk yang menimpa setelah pernah menjadikan mereka tidak lebih penting dari pacar. Yang lebih menyakitkan, sekarang harus kehilangan keduanya. Padahal jika diperlakukan secara seimbang, teman setia akan jauh lebih berharga dan awet untuk dijadikan penyemangat dibandingkan lawan jenis yang kamu anggap istimewa itu.

Ingat kata-kataku ini ya. Di awal hubungan khusus, gebetanmu tidak akan langsung menunjukkan jati dirinya. Dia hanya menunjukkan beberapa sisi dalam dirinya saja yang kira-kira dapat menarik perhatianmu. Kalau kamu sudah tertarik dan jatuh, biasanya cowok akan merasa bosan. Namanya juga laki-laki, selalu bernafsu jadi pemburu. Apalagi jika masih dalam masa pubertas. Nggak heran banyak cowok menjadi penyemangat beberapa perempuan, tapi hatinya, who’s know ?.

Dalam kasus ini aku berpikir bahwa menjalin persahabatan dengan banyak orang akan memiliki banyak efek positif. Selain lebih mudah cari hutangan duit juga kuatnya back up semangat saat kita jatuh. Jika Cuma disandarkan ke satu orang saja, tidak ada yang mau menjamin dia akan terus berada di pelukanmu selamanya. Padahal dalam perjalanan hidup sendiri ada banyak rintangan yang masih belum tampak mata. Nanti jika kesulitan itu datang, barulah kamu tahu siapa yang perlu disemangati. Apakah kamu atau orang yang selalu kamu gandeng itu.

Pertama sih jalin komunikasi yang baik sama semua orang. Kamu boleh saja nggak suka sama seseorang, tapi jangan sampai menunjukkannya terlalu berlebihan hingga orang lain yang nggak punya urusan jadi mengganggap kamu itu pendendam. Bersikaplah sewajarnya. Setidaknya kamu mampu bilang ‘hai’ ke mereka yang kamu benci dan pastinya lebih ramah lagi ke teman lainnya. Kenapa kamu harus nglakuin ini ? Karena suatu saat kamu pasti akan butuh mereka tanpa kamu bisa kehendaki.

Yang sekarang kamu benci tapi dia tidak tahu perasaan itu hingga mengganggap kamu orang baik bisa jadi penolong pertamamu saat jatuh. Di waktu itulah rasa bencimu pasti memudar perlahan dan kamu pasti lebih semangat lagi menjalani hidup karena ada perubahan penting dalam pemikiran penilaianmu. Jika kamu orangnya emosional, jangan langsung bilang ‘aku nggak bisa kayak gitu.’ Aku juga nggak menyuruhmu harus bersikap seperti itu kok J.

Buat anak emosional, pasang saja wajah skeptis seakan nggak peduli. Yang penting jangan sampai menyerang tanpa alasan. Itu justru menunjukkan kamu stress karena menyerang orang tanpa sebab. Orang lain mengganggap kamu memang sedang cari gara-gara demi meluapkan emosi negatif yang sudah bertumpuk di diri. Teman yang kamu benci pasti sadar ada yang nggak beres dengan sikap skeptismu. Kalau dia bijak, kemungkinan dia akan mengapresiasi usahamu mengendalikan kebencian. Kalau benci simpan saja sendiri, jangan ngajak teman lain ikut membenci orang. Apalagi sampai buat cerita aneh-aneh.


Pada akhirnya penyemangat bisa datang dari arah mana saja selama kamu sendiri menjalin hubungan baik dengan semua orang tanpa ketimpangan parah. Jadi misal kamu punya hubungan khusus sama seseorang. Boleh saja kok. Asalkan kamu juga tetap datang di pesta ulang tahun teman, membantu ibu masak, mengantarkan adik sekolah dan interaksi lain dengan orang sekitar. Jalin yang baik, pasti nanti nggak sulit dapat penyemangat. Soalnya orang-orang merasa senyum kamu penting, jadi mereka berusaha mengembangkannya di bibir kamu. Nggak percaya ? Coba aja dulu.
Read More

Wednesday, January 4, 2017

Inilah Langkah-langkah Merebut Hati Calon Mertua Sejak Pertama Bertemu

sumber gambar : iqbalhafifi.com


Tidak semua orang dapat menguasai cara bicara kepada orangtua untuk menikah, sekalipun dia sudah terbiasa presentasi bisnis di depan rekan-rekan jaringan pentingnya. Menyusun kata-kata minta restu orangtua memang mudah, tetapi untuk mempraktekkannya itu yang susah. Beberapa orang malah grogi duluan sebelum berhasil menarik perhatian orangtua kandung maupun orangtua mertua. Kalau kejadiannya sudah begini, sulit rasanya menjaga anaknya agar tetap di pangkuan kita. Segalak, seprotektif dan sedingin apapun orangtua kekasih kita, mereka tetaplah calon orangtua kita suatu hari nanti. Tidak bisa dikatakan sebagai hubungan serius bila hanya berani bermesraan dengan anaknya tanpa meminta izin yang punya –calon mertua. Terkadang kesan-kesan penerimaan buruk yang terlintas di pikiran kita bukanlah kenyataan, namun hanya bayangan ciptaan ketakutan diri sendiri. Untuk mengatasinya, Anda harus memahami cara mendapat restu orangtua untuk menikah sebagai bekal meminta baik-baik hak asuh anak sehingga membahagiakan sekaligus meringankan beban calon mertua.
1. Optimis 
Bekal paling murah yang tidak akan mengorek kantong Anda sebagai pembuktian kesiapan meminta doa agar direstui orangtua pacar yaitu optimis. Sekalipun Anda datang ke hadapan mereka membawa sekotak pizza lengkap dengan minumannya, jika calon mertua bukan orang gila harta maka pasti tetap mengajukan pertanyaan-pertanyaan penting. Jadi tidak semua orangtua bisa disogok melalui bingkisan. Namun bukan berarti hanya datang saja dengan tangan kosong. Bingkisan yang diberikan dengan cara optimis akan mengambil simpati calon mertua sejak awal kedatangan. Jangan mentang-mentang punya banyak uang lantas menitipkan seluruh bingkisan langsung ke pacar tanpa pernah datang secara gentleman, sendirian dan langsung berhadapan ke calon mertua.

Perhatikan pula pakaian yang cocok dikenakan berikut tatanan penampilannya. Mereka memang tidak menilai pantas tidaknya melepas anak hanya dari penampilan luar kita. Tapi ingat, kesan pertama dapat disimpulkan dari gaya penampilan dan pakaian yang dikenakan. Jika bukan acara formal dan memang sedang bebas beraktivitas, jangan memakai seragam kantor hanya demi pamer pangkat. Beberapa orangtua akan lebih ganas mengajukan pertanyaan bila Anda berusaha menguatkan posisi ini.

2. Apa Adanya
Menjadi apa adanya bukan berarti bebas mengatur cara duduk atau pilihan kata sewaktu berbicara. Salah satu unsur paling ditekankan dalam cara mendapatkan restu orangtua menurut Islam adalah berbicara jujur. Tidak ada kan orang yang ingin menerima barang polesan ?. Di awal tampak baik dan berkualitas, nyatanya hanya beberapa bulan setelah diterima sudah bobrok dan baru kelihatan jeleknya.

Ketika Anda berbincang bersama calon mertua, biasanya mereka akan mengajukan beberapa pertanyaan seputar diri Anda. Optimis akan menjadi bekal utama yang membantu Anda sukses melewati tahap ini. Jawab saja semuanya secara jujur, jangan ada yang ditutupi kecuali Anda sebenarnya tidak serius mencintai serta ingin menikahi anaknya. Ketika Anda berbohong maka akan tampak grogi. Sebaliknya, sewaktu grogi bisa saja mertua mengambil kesimpulan Anda sedang berbohong atau belum siap ke tahap yang lebih serius. Jagalah mood dan bahasa tubuh agar jangan sampai merugikan Anda sendiri.

3. Perbincangan
Salah satu cara meyakinkan orangtua agar direstui adalah memastikan hati mereka sudah Anda genggam. Berceritalah seputar aktivitas di luar rumah yang Anda jalankan saat ini. Proyek pekerjaan apa saja yang sedang Anda tangani, bagaimana seluk beluk dunia kerjanya, kegemaran mengisi waktu luang serta berbagai hal seputar diri sendiri. Jangan dulu menyinggung poin utama untuk melamar putrinya. Apalagi jika pertemuan baru dilakukan pertama kali. Para calon mertua ingin mengenal dulu bagaimana sosok calon menantu pilihan anaknya. Apakah kira-kira sudah cukup memenuhi kriteria menantu idamannya atau belum.

Pada saat perbincangan biasanya ada beberapa menit dimana semua orang diam. Keadaan ini akan membuat beberapa laki-laki yang tidak menempatkan modal optimis menjadi kikuk. Mereka biasanya akan membuat smartphone sebagai pelarian. Padahal hal ini akan berdampak buruk pada kesan orangtua. Anda terlihat sebagai laki-laki yang gagal menempatkan diri dan belum memahami cara bersopan santun saat bertamu dengan orang-orang penting. Calon mertua lebih penting daripada seluruh rekan bisnis Anda karena merekalah pemilik pendamping hidup yang nantinya akan menemani Anda berjuang hingga titik riwayat hidup berakhir.

Ikuti saja alur yang sudah disiapkan orangtua pacar Anda. Sesekali bolehlah Anda ajukan pertanyaan balik mengenai masa muda mereka. Bagaimana awal berkarir, sekarang kesibukannya apa dan tentunya beberapa isu menarik belakangan ini pasti bisa mencairkan kebekuan suasana. Jadi daripada kehabisan bahan menceritakan diri sendiri lalu dianggap kurang sopan karena bermain smartphone, lebih baik ganti ciptakan pertanyaan ringan kepada orangtua.

Jangan hanya menjawab ya, tidak, terserah ketika ditanyai calon mertua. Tunjukkan bahwa Anda bukan hanya kuat memberi cinta pada anaknya tetapi memang pantas. Jadi ketika Anda ditanyai sebuah topik, jawablah sebisa Anda dalam bentuk uraian kecuali pertanyaannya memang hanya butuh kepastian ya atau tidak. Jangan terlihat bodoh, gugup, tidak update berita, gagal mengimbangi mertua dan kesan-kesan mengerikan lainnnya.

4. Ramah 
Bersikap ramah bukan hanya kepada pacar Anda. Sebagai calon bagian dari keluarga yang akan Anda datangi, ramahlah pada semua anggotanya. Entah itu orangtua, kakak, adik atau bahkan pembantunya sekalipun. Ciptakan kesan Anda enak diajak ngobrol, memiliki pengetahuan lua di berbagai bidang informasi dan tentunya tetap natural. Jangan sampai sikap gugup Anda membuat kesan tidak menyenangkan pada salah satu anggota keluarga lalu mereka yang tidak menyukai balik membujuk calon mertua atau pacar agar tidak melanjutkan hubungan ke jenjang yang lebih serius. Begitu cara meraih simpati di pertemuan pertama dengan orangtua. Selamat mencoba.

Read More

Tuesday, January 3, 2017

Singkirkan Malasmu Dengan 4 Cara Sederhana Berikut

Rasa malas pasti pernah dialami setiap orang di muka bumi ini. Baik yang sudah mengantongi prestasi segudang maupun pemula dalam setiap bidang keahliannya. Percaya atau tidak, para miliarder atau orang-orang besar yang namanya sering terdengar menginspirasi setiap orang ternyata juga sering mengalami serangan malas. Kadang-kadang rasa tersebut muncul secara mendadak sampai beberapa orang tak kuasa membendung dan akhirnya takluk. Beda dengan orang-orang yang dianggap sukses besar. Mereka berhasil menyikapi rasa malas dengan sangat bijaksana serta cerdas.
Sebelum mengetahui cara menyingkirkan malas, sebaiknya Anda memahami dulu mengapa rasa malas bisa datang menyerang kita. Malas memang dapat menghambat kemajuan seseorang dalam mencapai keinginannya. Istilah anak muda sekarang mager ‘males gerak’ jika rasa malas hanya bertengger di seluruh badan. Namun beda cerita kalau setelah memiliki masalah menyangkut suatu hal lalu kita harus berhadapan lagi dengan hal tersebut, biasanya malas akan datang tanpa diundang. Mendadak dan sejenak sampai tidak jadi bertemu hal menyebalkan tersebut. Pernah kan bilang ‘ih, males ketemu dia lagi. Udah mending pergi yuk.’ Nah, malas yang terakhir itu gara-garanya masalah pribadi, bukan melulu profesionalitas.

Baik malas karena masalah pribadi maupun jemu suasananya, semua jenis malas memang mengganggu. Anda pasti pernah merencanakan sesuatu tapi tiba-tiba gagal bukan karena tidak bisa menyelesaikan pekerjaan. Kegagalan itu malah datang dari diri sendiri dalam bentuk malas. Parahnya bukan malas karena faktor kedua, tetapi malas bergerak. Alasan masih ngantuk lah, orang-orangnya kurang ramah, gaji kurang tinggi, nggak ada pencuci mata, nggak punya pacar yang nyemangatin, barusan patah hati atau jangan-jangan sebab tugas menggunung bukannya rajin justru malasnya berlipat ganda.

Jangan biarkan diri Anda berlarut-larut dalam jeratan rasa malas. Segera kenali penyebab kedatangannya dan tolak jauh hari agar kita bisa menjadi pemenang atas diri sendiri. Siapalah rasa malas itu hingga berkuasa atas diri kita ?. Berikut adalah cara menyingkirkan malas setelah mengenal penyebabnya.

1. Penyemangat

Penyebab paling remeh orang malas adalah tidak adanya penyemangat.Biasanya kita akan menyamakan penyemangat ini dengan orang dekat.Bisa jadi gebetan, kecengan, kekasih, orangtua, teman, sahabat, guru dan seterusnya. Mereka ini jago memberi motivasi dan semangat.Biasanya orang-orang penyemangat ini adalah manusia pemerhatikehidupan pribadi kita. Banyak canda, tawa bahkan tangisan kita  habiskan dengan mereka. It’s so special.

Makanya bagi beberapa orang, tidak punya penyemangat sudah sama seperti menghabisi mimpi-mimpi sendiri. Kalau boleh jujur, pendapat pribadi saya mengatakan orang semacam ini pasti belum menyadari penyebab malas paling penting yang nanti akan saya bahas. Soalnya manusia seperti ini masih tergantung pada keberadaan orang lain. Kasarnya, ‘nggak bisa berdiri di atas kaki sendiri alias lemah’.

2. Gertakan

Apakah kira-kira kalau sedang mager berjam-jam akibat hujan lebat dandingin menusuk tulang kita tetap berada di bawah selimut, peluk boneka, menyalakan TV, mulut isi makanan dengan smartphone di tangan ?. Bagaimana jika tiba-tiba air sudah sampai di bawah tempat tidur lalu beberapa barang berharga hanyut ?. Pasti akan spontan rasa malas geraknya hilang lalu tanggap melakukan sesuatu untuk menyelamatkanbarang yang hanyut. Katakanlah barangnya sepatu baru hadiah dari ibudi hari ulang tahun kemarin.

Kadang-kadang kita memang butuh gertakan agar rasa malas hilang. Anda dapat memanfaatkan penyemangat Anda agar memainkan peran sebagai penggertak. Boleh juga dijadikan alarm pengingat. Kalau sudah ikhlas dari hati pasti tidak akan merasa direpotkan. Jadi misal Anda ada target menyelesaikan ulangan atau tugas kantor sekian hari padahal tugasnya tidak enteng, jangan langsung mengeluh. Biasanya umumnya orang menyikapi keadaan ini dengan mencaci situasi, atasan yang memberi tugas, bingung dan parahnya malas karena merasa seberat-berat pekerjaan akan ringan bila tidak dikerjakan. Faktanya tidak !.

Pada beberapa kondisi mendesak, kita akan bingung menyelesaikan pekerjaan sebaik dan secepat mungkin. Maka Anda butuh sebuah gertakan untuk memacu semangat diri. Itulah alasannya mengapa penyemangat Anda, saya suruh jadi penggertak. Lebih baik Anda diomeli oleh orang tersayang daripada dimarahi keadaan. Nanti pasti kerugian diketahui akhir dan berujung penyesalan. Padahal malas bisa dikendalikan di awal-awal.

Anda boleh memakai cara unik untuk menggertak diri melalui orang lain. Saya beri contoh sederhana. Anda sudah buat target sampai di sekolah maksimal jam enam pagi setiap harinya. Tentu saja ini berat bagi siswa kebanyakan. Tapi Anda bisa mengatasi berkat jasa Ibunda yang bila diminta tolong membangunkan jam lima malah dibangunkan jam empat atau kurang. Anehnya ketika membangunkan jam empat itu bilangnya ke kita sudah jam enam lebih dan hampir telat. Respon kita tentunya langsung bangun, buka kamar mandi, dandan kilat, begitu lihat jam, yah kena deh dibohongi ibu. Jangan anggap itu bohongan, anggap saja sebuah gertakan pengusir rasa malas. 

3. Spaneng

Ini hanyalah bahasa anak muda di Jawa Timur yang sama artinya dengan terlalu serius. Kadang kala rasa bosan datang bukan akibat kita tidak mencintai suatu pekerjaan lagi, melainkan capek spaneng. Kalau  keadaannya begini jangan memaksakan diri. Maksimalkan saja waktu istirahat atau ambil cuti beberapa saat demi menyegarkan kembali rasa  tegang di otot dan pikiran. Begitu diri Anda sudah segar lagi, kembali deh kinerja bisa naik seperti semula.

4. Visi

Ini dia yang paling penting untuk melawan malas.  Seikhlas apapunpenyemangat kita menjadi pengusir rasa malas, ada kalanya mereka hilang. Memang dalam hidup ini kita tidak bisa terlalu mengandalkan orang. Karena itulah visi, misi, dan target hidup sangat penting dimiliki setiap orang yang ingin sukses. Visi, misi dan target inilah yang akan menjadi rel sekaligus area pelurus jalan hidup kita. Bahkan bukan hanyagodaan malas saja, tapi juga ajakan bermain bersama teman yangmelenakan namun tiba-tiba kita kehabisan waktu dan berbagai godaan  lainnya. Jadi untuk membentengi diri agar lebih kuat menahan malas, coba segera evaluasi kejelasan visinya. Apakah sudah realistis dengan  usaha misinya dan spesifik.

Jangan membuat visi yang mengambang, itu tidak akan mempan menebas rasa malas. ‘Saya ingin jadi dokter’. Ini saja tidak cukup untuk menjadi pegangan melawan malas atau godaan lainnya. Spesifikkankan target atau visi Anda. Misalkan saja ‘Saya akan menjadi seorang dokter spesialis THT terbaik di Blitar pada tahun 2019’. Setiap Anda dihinggapi rasa malas, pasti ingat dengan kalimat tersebut. Bolehlah Anda desain sendiri kata-kata yang menusuk ke relung hati agar mudah melekat dan masuk ke alam bawah sadar. Visi yang jelas akan menjadi motivasi paling besar. Inilah rahasia orang-orang sukses dalam menghadapi malas yang menyerang. Semoga bermanfaat .

Tambahan tips, kritik dan sarannya di tunggu.

Read More

Friday, December 23, 2016

4 Langkah Mudah Memperbaiki Hubungan Cinta Yang Retak

sumber gambar : doktercinta.info


Cara memperbaiki hubungan yang renggang memang tidak mudah. Sebelum kalian sejauh matahari pasti pernah sedekat nadi, dan inilah yang membuat batasan canggung terus menghantui. Kadang-kadang sulitnya memaafkan orang yang telah kita percaya sepenuhnya memang membutuhkan energi ekstra dibandingkan mengampuni orang lain yang masih asing dalam kehidupan kita. Pertanyaannya, benarkah kamu sudah rela dia membangun hubungan baru dengan orang lain ?. Selama cara memperbaiki hubungan yang hampir hancur masih bisa diusahakan, mengapa langsung menyerah begitu saja ?. Bukankah memulai perkenalan, nyaman, bercerita segalanya tentang keluh kesah kehidupan, menjalani hari-hari buruk tanpa merasa sendiri, dan segala kenangan yang sudah terlewati bersamanya tidak mudah digantikan oleh orang lain yang bahkan kamu sendiri belum tahu siapa penggantinya.
Sebelum ada masalah yang membuat kamu datang mencari cara mengembalikan hubungan yang retak dalam percintaan ini, pasti ada sesuatu hal yang terjadi. Mungkin saja kesalahan telah kamu perbuat, namun kamu tidak merasakannya. Kadang-kadang bisa jadi pihak yang bersalah adalah kekasihmu, tapi dia sedang mengalami kondisi tertentu sehingga menyalahkan kamu. Sudah, jangan terlalu larut dalam kesedihan. Kamu masih bisa kok menyambung kembali, begini cara memperbaiki hubungan yang hampir putus.
1. Jangan Mendesak
Rasa khawatir diputuskan atau marah dalam jangka waktu panjang biasanya mendorong kita merengek kepada kekasih. Tidak semua orang akan luluh seketika dengan sikap semacam ini. Malah beberapa laki-laki yang notabenenya bersifat keras membutuhkan waktu sendiri agar bisa berpikir jernih. Cukup jelaskan saja duduk perkara yang membuat kalian bertengkar. Uraikan segalanya dengan jujur. Jika dia tidak mau mendengar, bukan berarti cara memperbaiki hubungan yang rusak dengan pacar gagal. Pahamilah, dia hanya sedang membutuhkan waktu agar tidak mengambil keputusan sembrono. Jadi jangan terlalu mendesaknya. Yang ada nanti dia malah bertindak spontan seperti refleks mengatakan ‘putus’ atau pernyataan lain penyebab sakit hati.
2. Turunkan Ego
Setiap manusia memiliki tingkat egois masing-masing. Ada orang yang terkenal egois ketika sudah berhadapan dengan kekasihnya malah lunak dan selalu mengalah, ada. Inilah cara memperbaiki hubungan dengan pacar setelah bertengkar. Teruskan saja mengeluarkan semua uneg-uneg yang ada di hati, semuanya, jangan ada yang tersisa. Setelah masing-masing mengungkapkan jalan pikirannya, barulah kalian akan sadar posisi kekasih bagaimana. Cobalah membuka telinga untuk kekasihmu. Dia tidak akan bersamamu, tidak akan marah, tidak akan ngambek dan tidak akan peduli lagi jika memang sejak awal hubungan tak didasari rasa cinta. Jadi turunkan keegoisanmu dan mulailah mempraktekkan cara ini supaya hubungan tidak makin sakit.
3. Ingatkan Ikatan atau Komitmen
Setelah saling mendengarkan isi hati masing-masing, kamu kan sudah paham bagaimana cocoknya hubungan ini, diteruskan atau break dulu. Bila ternyata kekasihmu sudah halal, maka cara memperbaiki hubungan suami istri yang retak adalah dengan mengingatkan kembali ikatan sah yang sudah diikrarkan pada saat menikah. Tetapi bila masih belum, coba pertegas lagi kekuatan komitmen di awal hubungan. Apakah dulunya kalian memang berpacaran hanya sekedar main-main atau mengisi waktu senggang saja ?. Aku yakin, jika hanya sebatas itu, tidak mungkin kamu akan sampai membaca artikel ini sampai selesai.
4. Change
Berubahlah menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Kamu boleh saja menjadi seperti yang diinginkan oleh kekasihmu setelah ia mengutarakan semua keluh kesahnya. Tapi jangan sampai menjadi orang lain hanya karena sedang mempraktekkan cara memperbaiki hubungan dengan mantan pacar. Alasan yang pertama, dia belum tentu jodohmu, yang kedua ‘sadarlah cinta sejati tidak akan memaksakan sebuah perubahan lalu kalau sudah bosan berjuang ditinggal begitu saja. Cinta yang sesugguhnya pasti dengan sabar menghadapi sifat buruk kita meskipun disakiti berkali-kali.’ Eits, bukan berarti aku mengizinkan kamu tetap pada sifat buruk yang membuat kalian berantem. Jika memang sayang, jangan menyiksanya terus agar  memaklumi sifatmu. Berubahlah menjadi lebih baik agar dia tidak putus asa memperjuangkanmu.
Read More